Industri pariwisata dunia mencatatkan sejarah baru di awal tahun 2026 dengan dibukanya jalur penerbangan komersial menuju tepian atmosfer secara reguler. Berita ini mendadak viral setelah beberapa traveler pertama membagikan foto-foto luar biasa saat mereka melayang di dalam kabin tanpa gravitasi dengan pemandangan Bumi yang berwarna biru di balik jendela besar. Jika dulu wisata antariksa hanya untuk jutawan, kini dengan munculnya teknologi roket daur ulang yang lebih efisien, harga tiket mulai turun ke level yang bisa dijangkau oleh kalangan menengah atas melalui sistem cicilan digital.
Fenomena ini memicu ledakan konten di media sosial, di mana tagar #SpaceVacation menjadi tren nomor satu secara global. Netizen sangat terpukau dengan fasilitas “Hotel Kapsul Orbit” yang menawarkan pengalaman menginap satu malam di luar angkasa dengan kenyamanan bintang lima. Meski masih ada perdebatan mengenai jejak karbon penerbangan roket, para pengamat travel memprediksi bahwa tahun 2026 adalah titik awal di mana pariwisata tidak lagi terbatas oleh batas-batas benua, melainkan sudah menembus cakrawala baru yang akan mengubah cara manusia melihat dunia selamanya.
Sumber :
- Laporan Komersialisasi Antariksa Global 2026
- Update Eksklusif dari Space-X dan Blue Origin Tourism
- Pantauan Viralitas Komunitas Traveler Antariksa di Media Sosial
– Analisis Masa Depan Pariwisata dari World Travel & Tourism Council (WTTC)







